Home » » Bobot Kendaraan Salah Satu Kunci Efesiensi BBM

Bobot Kendaraan Salah Satu Kunci Efesiensi BBM

Written By kang mul on Wednesday, March 13, 2013 | 6:21 AM


Saat ini banyak sekali brand Otomotif besar mempromosikan produk mobil terbarunya, dengan alih – alih irit penggunaan BBM,selain teknologi lantas hal apa sajakah yang harus dikedepankan agar tercapainya penggunaan BBM yang efesien. Apakah semua produk otomotif yang mengklaim irit BBM, juga memperhitungkan bobot kendaraan sebagai faktor utama tercapainya efesiensi penggunaan BBM?
Melihat jauh kebelakang sekitar awal tahun 1951, Daihatsu telah memiliki pemikiran, bagaimana menciptakan sebuah kendaraan yang kompak, dengan pertimbangan bobot kendaraan yang menjadi  salah satu faktor utama penyumbang borosnya penggunaan BBM yang notabenenya merupakan  sumber alam yang tidak terbarui.
Ditahun ’63 terlahir Daihatsu Sport yang memiliki bobot seberat 710 Kg. Berlanjut di tahun ’64, Daihatsu Compagno Berlina yang tercipta dengan berat 740 Kg, Compagna merupakan mobil pertama Jepang yang di ekspor ke Inggris, yang mengkonsumsi 1 liter BBM untuk jarak sejauh 40,58 Km.  Ditahun 1966, dengan berat 515 Kg, merupakan awal pergeseran nilai sebuah mobil kompak.  Memasuki tahun ’77, Daihatsu Charade yang merupakan salah satu legenda mobil Daihatsu terlahir dengan berat 650 Kg dengan konsumsi BBM 17,57 Km / Liter. Ini merupakan beberapa produk Daihatsu yang menitik beratkan bobot sebagai salah satu point yang ditekankan oleh Daihatsu, agar irit BBM.
Bobot yang ringan dapat membuat Daihatsu Compagno Berlina meraih 40,58 Km per liter 
(foto by classicautomobiles.blockspot.com)
Kembali ke saat ini, beragam varian Daihatsu dengan segala bentuk improvement nya tidak pernah mengesampingkan faktor bobot. Untuk kelas MPV seperti Xenia, berat totalnya hanya 1065 Kg sedangkan competitor dekatnya dikelas MPV seberat  1185 Kg, hingga  1325 Kg.
Sedangkan  Astra Daihatsu Ayla memiliki bobot hanya seberat 730 Kg hingga 765 Kg saja, dan bila dibandingkan kompetitor sekelasnya, bobot kendaraan bisa mencapai  1080 Kg. Selisih berat sangatlah signifikan.  Jadi bisa dikatakan sudah sejak dulu kala, para ilmuwan Daihatsu  memperhitungkan faktor berat kendaraan sebagai  hal utama yang harus dikedepankan agar konsumsi BBM lebih efisien.
Penggunaan baja ringan atas setiap produk Daihatsu menjadi salah satu teknolgi yang dikedepankan, begitu juga sistim rangka Taf Body yang juga diaplikasikan di beberapa varian Daihatsu. kombinasi plat yang ringan dengan struktur rangka yang aman, serta material mesin yang juga diperhitungkan keringanannya, menghasilkan berat yang lebih ringan dibandingkan kompetitornya. (RAO)
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Copyright © 2011. DEALER MOBIL DAIHATSU BANDUNG - All Rights Reserved